Senin, 29 Juli 2013

Semalam, Aku Membunuh Sang Raja



Tersebutlah kisah sebuah negari yang dipimpin seorang raja yang tidak memiliki jantung hati. Kisah ini dimulai pada suatu malam di sebuah penjara nan kelam. Dimana keputusasaan menjadi eksekutor. Banyak dari mereka yang menyerah pada kelam. Kemudian mengakhiri hidup.
Penjara tersebut berisi puluhan bahkan ratusan cerdik cendikia juga para penyair dan seniman. Seluruh orang pandai pada negri itu pernah dikumpulkan pada satu waktu oleh sang raja yang berkuasa. Alasannya sederhana, sang raja tak ingin memiliki rakyat yang lebih pandai dari dirinya. Melalui tipu muslihat dan kesetiaan seorang jelata, mereka berkumpul di alun-alun. Tanpa mengetahui apapun, mereka dijebloskan dalam penjara putus asa. Sang raja bersabda, ‘Itulah hukuman bagi mereka yang pandai.’
Raja memerlukan rakyat yang bodoh dan setia. Itu saja.